Headlines

Auto News

Showing posts with label Al-Qur'an. Show all posts
Showing posts with label Al-Qur'an. Show all posts

Dalam Al-Qur'an Dinyatakan Bahwa Setiap Manusia ada Penjaganya / Khadamnya

June 01, 2018
•
GalihGumelar.com - Jamaah Pengajian Galih Gumelar, Banyak orang mengartikan bahwa khodam yang secara hikmah diartikan sebagai penjaga adalah musrik, bid'ah bahkan merupak bangsa jin. Namun banyak orang tidak paham apa itu khodam, khodam sendiri artinya adalah penjaga, dan pengjaga atau khodam ini bisa berupa malaikat dan bisa berupa bangsa Jin. 


H. Galih Gumelar menyatakan " tidak semua khodam adalah jin dan tidak semua khodam adalah malaikat, tergantung cara kita mendpatkanya atau melihatnya dimana"

Dengan demikian sesorang bisa saja memiliki khodam atau penjaganya berupa malaikat dan bisa saja berupa jin. 

"khodam malaikat bisa didapatkan dengan cara kita banyak beribadah kepada Allah baik berupa memperbanyak sholat, berdzikir, berdoa dan bepuasa, namun jika kodamnya jina bisa berupa dimasukan secara instan atau bisa kita lihat dalam benda pusaka dan sebaginya, wallau'alam" Tambah H. Galih Gumelar.

"Penjelasan Allah dalam Al-Quran bahwa dalam diri kita ada khodam atau penjaganya bisa kita lihat dalam Surat Ath-Thariq ayat 1-4, bahkan menurut Al-Quran pun setiap huruf Al-Qur'an ada penjaga/khodamnya, jadi hati-hatilah dalam mengrtikan khodam, tergantung dari sisi mana kita melihat dan mendapatkannya, wallahu'alam"Jelas H. Galih Gumelar

Surah Ath Thaariq (Yang Datang Pada Malam Hari)
Surah ke-86. 17 ayat. Makkiyyah
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Ayat 1-4: Sumpah dengan langit yang memiliki bintang-bintang bahwa setiap manusia ada penjaganya dari kalangan malaikat.



وَالسَّمَاءِ وَالطَّارِقِ (١) وَمَا أَدْرَاكَ مَا الطَّارِقُ (٢)النَّجْمُ الثَّاقِبُ (٣)إِنْ كُلُّ نَفْسٍ لَمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ (٤
1. Demi langit dan yang datang pada malam hari,
2. Dan tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?
3. (Yaitu) bintang yang bersinar tajam
4. setiap orang pasti ada penjaganya

Apa Sajakah Keutamaan Surat Yasin

June 01, 2018
•

www.galihgumelar.com - Rasulullah Saw telah bersabda, “Bacalah Surat Yassin karena ia mengandungi keberkatan”, yaitu:

  • Apabila orang lapar membaca Surat Yassin, ia menjadi kenyang.
  • Jika orang tidak mempunyai pakaian akan mendapat pakaian.
  • Jika orang belum menikah, segera mendapat jodoh.
  • Jika dalam ketakutan akan hilang perasaan takut.
  • Jika terpenjara akan dibebaskan.
  • Jika musafir membacanya, akan mendapat kesenangan apa yang dilihatnya.
  • Jika tersesat, sampai ke tempat yang ditujuinya.
  • Jika dibacakan kepada orang yang telah meninggal dunia, Allah meringankan siksanya.
  • Jika orang yang dahaga membacanya, hilang rasa hausnya.
  • Jika dibacakan kepada orang yang sakit, terhindar daripada penyakitnya.
  • Rasulullah s.a.w bersabda, “Sesungguhnya setiap sesuatu mempunyai hati dan hati al- Quran itu ialah Yassin. Sesiapa membaca surat Yassin, niscaya Allah menuliskan pahalanya seperti pahala membaca al-Quran sebanyak 10 kali.

Sabda Rasulullah s.a.w, “Apabila datang ajal orang yang suka membaca surat Yassin pada setiap hari, turunlah beberapa malaikat berbaris bersama Malaikat maut. Mereka berdoa dan meminta dosanya diampunkan Allah, menyaksikan ketika mayatnya dimandikan dan turut menyembahyangkan jenazahnya”.
Malaikat Maut tidak mau memaksa mencabut nyawa orang yang suka membaca Yassin sehingga datang Malaikat Ridwan dari syurga membawa minuman untuknya. Ketika dia meminumnya alangkah nikmat perasaannya dan dimasukkan ke dalam kubur dengan rasa bahagia dan tidak merasa sakit ketika nyawanya diambil.
Rasulullah s.a.w bersabda selanjutnya: “Barang siapa sembahyang sunat dua rakaat pada malam Jumaat, dibaca pada rakaat pertama surat Yassin dan rakaat kedua Tabaroka, Allah jadikan setiap huruf cahaya dihadapannya pada hari kemudian dan dia akan menerima suratan amalannya ditangan kanan dan diberi kesempatan membela 70 orang daripada ahli rumahnya tetapi sesiapa yang meragui keterangan ini, dia adalah orang-orang yang munafik

 Ibnu Katsir meyebutkan didalam tafsirnya bahwa sebagian ulama mengatakan,
”Diantara kekhususan surat ini adalah tidaklah seseorang membaca surat ini dalam keadaan sulit kecuali Allah akan memberikan kemudahan kepadanya. Dan sepertihalnya ketika surat ini dibacakan terhadap orang yang menjelang kematiannya maka akan turun kepadanya rahmat dan keberkahan dan untuk memberikan kemudahan keluarnya ruh dari jasadnya.”

Imam Ahmad mengatakan bahwa telah bercerita kepada kami Abdul Mughirah,
”Telah bercerita kepada kami Shafwan berkata bahwa para syeikh telah mengatakan,”Apabila dibacakan—surat yasin—terhadap orang yang menjelang kematian maka akan diringankan bebannya. (Tafsir al Qur’anil Azhim juz VI hal 562)

Hadits-hadits lain tentang keutamaan surat yasin seperti sabda Rasulullah saw,
”Barangsiapa yang membaca yasin maka Allah akan tuliskan pembacaannya itu sama dengan membaca al qur’an sepuluh kali selain yasin.” Imam Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini gharib yaitu diriwayatkan hanya oleh satu orang saja.

Sabda Rasulullah saw,”Barangsiapa yang membaca yasin pada suatu malam dengan mengharapkan wajah Allah maka dia akan diampuni.” (HR. Malik, Ibnus Sunni dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban) dan hadits dinyatakan lemah oleh Imam al Haitsami.

Tentang keutamaan membaca yasin ini telah diriwayatkan oleh Abu Ya’la dari Abu Hurairoh bahwa Rasulullah saw bersabda,”Siapa yang membaca surat yasin pada suatu malam maka pada pagi harinya ia dalam keadaan diampuni. Siapa yang membaca hamiim yang didalamnya disebutkan ad dukhan maka pada pagi harinya ia dalam keadaan diampuni.” Ibnul Jauzi pun menyatakan bahwa seluruh jalan hadits ini adalah batil yang tidak memiliki dasar. (al Maudhu’at juz I hal 247)

1.   Rasulullah SAW. bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Yasin karena Allah Azza wa Jalla, Allah akan mengampuni dosanya dan memberinya pahala seperti membaca Al-Qur’an dua belas kali. Jika surat Yasin dibacakan di dekat orang yang sedang sakit, Allah menurunkan untuknya setiap satu huruf sepuluh malaikat. Para malaikat itu berdiri dan berbaris di depannya, memohonkan ampunan untuknya, menyaksikan saat ruhnya dicabut, mengantarkan jezanahnya, bershalawat untuknya, menyaksikan saat penguburannya. Jika surat ini dibacakan saat sakaratul maut atau menjelang sakaratul maut, maka datanglah padanya malaikat Ridhwan penjaga surga dengan membawa minuman dari surga, kemudian meminumkan padanya saat ia masih berada di ranjangnya, setelah minum ia mati dalam keadaan tidak haus, sehingga ia tidak membutuhkan telaga para nabi sampai masuk ke surga dalam keadaan tidak haus.” (Tafsir Nur Ats-tsaqalayn 4/372).
2.   Anas bin Malik berkata bahwa Rasulullah SAW. bersabda: “Barangsiapa yang mendatangi pekuburan lalu membaca surat Yasin, maka pada hari itu Allah meringankan siksaan mereka, dan bagi yang membacanya mendapat kebaikan sejumlah penghuni kubur di pekuburan itu.” (Tafsir Nur Ats-tsaqalayn 4/373).
Imam Ja’far Ash-Shadiq: “Sesungguhnya setiap sesuatu mempunyai hati, dan hati 3. Al-Qur’an adalah surat Yasin. Barangsiapa yang membacanya sebelum tidur atau di siang hari sebelum bepergian, maka hari itu sampai sore hari ia tergolong pada orang-orang yang terjaga dan dikaruniai rizki. Barangsiapa yang membaca di malam hari sebelum tidur, Allah mengutus seribu malaikat untuk menjaganya dari keburukan semua setan yang terkutuk dan dari setiap penyakit; jika ia mati pada hari itu, Allah akan memasukkannya ke surga, tiga ribu malaikat hadir untuk memandikannya, memohonkan ampunan untuknya, mengantarkan ke kuburnya sambil memohonkan ampunan untuknya; ketika ia dimasukkan ke liang lahatnya para malaikat itu beribadah kepada Allah di dalam liang lahatnya dan pahalanya dihadiahkan kepadanya, kuburan-nya diluaskan sejauh batas pandang, diamankan dari siksa kubur, dan dipancarkan ke dalam kuburnya cahaya dari langit sampai Allah membangkitkannya dari kuburnya…” (Kitab Tsawabul A’mal, hlm 111)

Sabda Rasulullah s.a.w, “Apabila datang ajal orang yang suka membaca surat Yassin pada setiap hari, turunlah beberapa malaikat berbaris bersama Malaikat maut. Mereka berdoa dan meminta dosanya diampunkan Allah, menyaksikan ketika mayatnya dimandikan dan turut menyembahyangkan jenazahnya”.
Malaikat Maut tidak mau memaksa mencabut nyawa orang yang suka membaca Yassin sehingga datang Malaikat Ridwan dari syurga membawa minuman untuknya. Ketika dia meminumnya alangkah nikmat perasaannya dan dimasukkan ke dalam kubur dengan rasa bahagia dan tidak merasa sakit ketika nyawanya diambil.
Rasulullah s.a.w bersabda selanjutnya: “Barang siapa sembahyang sunat dua rakaat pada malam Jumaat, dibaca pada rakaat pertama surat Yassin dan rakaat kedua Tabaroka, Allah jadikan setiap huruf cahaya dihadapannya pada hari kemudian dan dia akan menerima suratan amalannya ditangan kanan dan diberi kesempatan membela 70 orang daripada ahli rumahnya tetapi sesiapa yang meragui keterangan ini, dia adalah orang-orang yang munafik.


Sumber : Di olah dari berbagai sumber

Ternyata Semua ayat-ayat al’quran Mengandung ilmu, Kekuatan, Kegunaan

March 04, 2014
•
Galih Gumelar - Jamaah Pengajian Galih Gumelar, perlu diketahui bahwa pada dasarnya semua ayat-ayat dlm al’quran mengandung ilmu, kekuatan, kegunaan, dan Cahaya diri & Cahaya Alam Semesta.

Ada beberapa pernyataan alim ulama dan beberpa pendapat lainnya bahwa setiap ayat dan huruf ada malaikat penjaganya, karena sewaktu Malaikat jibril turun menyampaikan Risalah ayat & firman ALLAH sebanyak 24.000 kali disertai oleh cahaya malaikat2 yang bersedia bersanding pd setiap huruf Al’quran.

Dan hali ini pun dikutakan oleh H. Galih Gumelar " Setiap ayat bahkan huruf dalam Al-Qurana ada khodam/penjaganya yaitu berupa malaikat, hal ini bisa kita lihat dalam penjelasan Allah  dalam surat Al-Hijr ayat 9 Allah menjamin sekuriti terhadap firman-firmanNya itu : “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan al-Qur’an dan Kami pula yang benar-benar menjaganya” (Q.S. 15: 9)"

Itulah mengapa ayat Al’quran sangat banyak faedah keutamannya, karena Al’quranul Karim terdapat jaminan cahaya Allah, pertolongan Allah, cahaya pengobatan hati & fisik, cahaya kekuatan Lahir & batin, Cahaya petunjuk, Cahaya ilham & kalam & Cahaya Alam Semesta. (RED).


Semoga Bermanfaat

Bagaimanakah Teknik Efektif Menghafal Al-Qur'an

March 28, 2013
•

www.galihgumelar.com -  Jamaah Pengajian Galih Gumelar, Al-Qur’an adalah kitab yang dijamin Allah subhanahu wa ta’ala akan selalu terjaga dari perubahan, penggantian, penambahan, dan pengurangan isi.

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS. Al-Hijr: 9).
Berikut ini adalah sebagian dari kaidah-kaidah umum yang bisa membantu Anda untuk menghafal Al-Qur’an guna mendapatkan kedudukan yang agung sebagai seorang hafizh.

• Membatasi Porsi Hafalan Setiap Harinya

Sebaiknya seseorang yang hendak menghafal Al-Qur’an untuk membatasi hafalannya untuk setiap harinya. Misalnya, hanya beberapa ayat saja, satu halaman atau dua halaman dari Al-Qur’an, atau seperdelapan juz, dan seterusnya. Lalu, setelah membatasi hafalan dan membenarkan bacaan, mulailah dengan melakukan pengulangan (muraja’ah).

• Sebaiknya Menghafal tidak Melebihi Batasan Harian, Sampai Anda Dapat Menghafalnya Secara Sempurna

Bagi hafizh Al-Qur’an, sebaiknya menghindari beralih kebatasan hafalan yang baru, kecuali ia telah menyempurnakan dengan baik batasan hafalan sebelumnya. Hal itu supaya apa yang telah dia hafal benar-benar terpantri ke otak.

• Hindari Beralih ke Surat Lain Sebelum Anda Benar-benar Hafal

Usai selesai satu surat Al-Qur’an, tidak seharusnya bagi hafizh beralih ke surat lain, kecuali setelah ia menghafalnya secara sempurna dan mengikat antara awal dan akhir surat tersebut. Lisannya juga menghafalnya secara gampang dan mudah, tanpa bersusah payah mengingat-ingat ayat-ayat yang dihafal dan menyempurnakan bacaan.

• Senantiasa Memperdengarkan Hafalan Anda

Wajib bagi seorang hafizh tidak menyandarkan hafalannya kepada dirinya sendiri. Akan tetapi, ia sebaiknya memperdengarkan hafalannya kepada hafizh yang lainnya atau mencocokkannya dengan mushaf.

Ini bertujuan supaya seorang hafizh mengetahui adanya kesalahan bacaannya atau adanya bacaan yang terlupakan sebab banyak dari kita salah dalam membaca sebuah surat dan tidak menyadarinya meskipun sambil melihat mushaf. Hal ini karena ia banyak membaca tetapi tidak teliti.

• Manfaatkanlah Usia Emas Untuk Menghafal

Usia tersebut adalah usia dari 5 tahun sampai kira-kira 23 tahun. Pada usia ini, kekuatan hafalan manusia sangat bagus. Bahkan ia merupakan tahun-tahun emas yang sangat berharga untuk menghafal. (Kabarislam.com Melalu Suara Media)

Al-Quran Merupakan Mu’jizat Nabi Muhammad SAW

July 05, 2012
•
Galih Gumelar - Setiap nabi mempunyai mu’jizat tersendiri. Mu’jizat berasal dari akar kata yang dibentuk oleh ‘ain, ja, zai, artinya melemahkan. Mu’jizat adalah sesuatu yang diberikan Allah kepada seorang Nabi untuk melemahkan visi para penentangnya. Dalam Al Quran disebutkan misalnya Nabi Ibrahim AS tidak dimakan oleh onggokan kobaran api, Nabi Musa AS membelah laut dengan tongkatnya, Nabi ‘Isa AS dapat menghidupkan orang mati. Kesemuanya tentu dengan izin Allah SWT yang memberikan mu’jizat kepada para beliau itu. Adapun Nabi Muhammad SAW mendapatkan mu’jizat dari Allah SWT yang dapat disaksikan hingga kini, yaitu Al Quran. Berbeda keadaannya dengan mu’jizat dari para nabi sebelumnya, yang hanya dapat disaksikan oleh mereka yang hidup sezaman dengan para nabi tersebut.


Di bawah ini akan disajikan sekelumit dari mu’jizat itu. Dalam S. Al Muddatstsir 30 Allah berfirman: ‘Alaiha tis’ata asyarah, artinya: padanya 19. Kataganti/dhamir, nya/ha di sini berarti sebagian dari isi Al Quran.

Kalimah Basmalah, yaitu bismillahirrahmanirrahim, terdiri atas huruf-huruf: ba, sin, mim, alif, lam, lam, ha, alif, lam, ra, ha, mim, nun, alif lam, ra, ha, ya, mim. Jadi jumlah huruf dalam kalimah Basmalah sebanyak 19.

  • Jumlah kalimah Basmalah dalam Al Quran sebanyak 114 = 6 x 19 Kalimah Basmalah ini erdiri atas kata-kata: Ismun, Allah, Ar Rahman, Ar Rahim.
  • Jumlah kata Ismun dalam Al Qur^an sebanyak 133 = 7 x 19
  • Jumlah kata Allah dalam Al Qur^an sebanyak 2812 = 148 x 19
  • Jumlah kata Ar Rahman dalam Al Qur^an sebanyak 171 = 9 x 19
  • Jumlah kata Ar Rahim dalam Al Qur^an sebanyak 228 = 12 x 19
  • Jumlah surah dalam Al Qur^an sebanyak 114 = 6 x 19.
  • Ayat-ayat yang pertama-tama diturunkan pada malam Nuzulu-lQuran, yaitu S. Al ‘Alaq, ayat 1 s/d 5, terdiri atas sejumlah 19 kata.
  • Jumlah huruf dari S. Al ‘Alaq ayat 1 s/d 5 sebanyak 76 = 4 x 19. Pembaca yang ingin mencek jumlah huruf ini menghitungnya dari Al Qur^an cetakan Arab Saudi atau Mesir, yang pada covernya tertulis birrasmi-l’utsmany. Di situ insan dituliskan terdiri atas huruf-huruf alif, nun, sin, mim. Tidak seperti dalam cetakan Indonesia yang dituliskan alif, nun, sin, alif, mim.
  • Jumlah ayat dalam S. Al ‘Alaq sebanyak 19.
  • Jumlah huruf dalam S. Al ‘Alaq sebanyak 285 = 15 x 19.
  • Kedudukan S. Al’ Alaq; dalam Al Qur^an S. Al ‘Alaq menempati urutan ke-19 dari belakang dari susunan surah-surah.
  • Jumlah ayat dalam Al Quran sebanyak 6004 = 316 x 19.
  • Dalam Al Qur^an terdapat potongan huruf-huruf (sistem Al Muqaththa’at) pada pembukaan surah-surah sesudah Basmalah. Ada 29 surah yang dibuka dengan al Muqaththa’at ini. Kombinasi huruf-huruf Muqaththa’at itu ada 14 buah. Jumlah huruf yang membentuk al Muqaththa’at juga 14. Kalau dijumlahkan angka jumlah surah yang mengandung al Muqaththa’at dengan jumlah kombinasi huruf, dengan jumlah huruf yang membentuk al Muqaththa’at adalah seperti berikut: 29 + 14 + 14 = 57 = 3 x 19. Jadi sesungguhnya al Muqataat itu merupakan suatu kode matematis yang mengikat komponen-komponen: jumlah surah, jumlah kombinasi huruf dan jumlah huruf menjadi satu sistem, yaitu sistem ke-terkaitan matematis kelipatan 19. Di bawah ini akan dikemukakan pula beberapa contoh untuk memperlihatkan sistem keterkaitan matematis kelipatan 19 itu, terutama dalam contoh terakhir yaitu 8 buah surah diikat oleh kombinasi persekutuan alif, lam, mim, menjadi satu sistem keterkaitan matematis kelipatan 19.
  • Satu huruf dalam satu surah Contoh: Jumlah huruf qaf dalam S. Qaf sebanyak 57 = 3 x 19.
  • Satu huruf dalam beberapa surah Contoh: Huruf shad dalam S.Al A’raf: alif, lam, mim, shad, dalam S. Maryam: kef, Ha, ya, ‘ain, shad dan S.Shad sendiri: shad.
    Nama SurahJumlah shad
    al A’raf98
    Maryam26
    Shad28
    Jumlah152 = 8 x 19
  • Beberapa huruf dalam satu surah Contoh; Kombinasi alif, lam, mim shad dalam S. al A’raf:
    HurufJumlah
    Alif2572
    Lam1523
    Mim1165
    Shad98
    Jumlah5358 = 282 x 19
  • Beberapa huruf dalam beberapa surah Contoh:
    SurahAlifLamMimAlif + Lam + Mim
    al-Baqarah4592320421959991
    Ali ‘Imraan2578188512515714
    al-A’raaf2572152311655260
    al-Ra’d6254792601364
    al-’Ankabuwt7845543471685
    al-Ruwm5453963181259
    Luqmaan348298177823
    al-Sajadah268154158580
    Jumlah123128493587126676 = 1404 x 19
  • Walyatalattaf, yaitu kata ditengah-tengah Al Quran pada s. AlKahf ayat 19.
  • Surah ke-9 tidak dibuka dengan Basmalah, sedangkan Surah ke-27 mempunyai dua Basmalah. Ada hubungan yang menarik antara Surah ke-9 dan ke-27. Apabila bilangan surat-surat dijumlahkan mulai dari Surah ke-9 s/d ke-27, (9+10+11+12+…+24+25+26+27) maka hasilnya adalah 342 = 18 X 19.
  • Basmalah yang kedua dari surah ke-27 terdapat dalam ayat 30. Kalau bilangan surat dan ayatnya dijumlahkan, hasilnya 27 + 30 = 57 = 3 x 19.
  • Seperti telah dijelaskan pada butir ke-8, wahyu pertama (Surat ke-96 ayat : 1-5 ) terdiri dari 19 kata dan 76 huruf = 4×19, maka wahyu kedua (Surah ke-68 ayat : 1-9 ) terdiri dari 38 kata = 2×19.
  • Wahyu ketiga (Surat ke-73 ayat : 1-10 ) terdiri dari 57 kata = 3×19
  • Wahyu terakhir (Surat ke-110 ) terdiri dari 19 kata dan ayat pertama dari Surat ke-110 tersebut terdiri dari 19 huruf. Catatan: Ada yang berpendapat wahyu terakhir S. Almaidah, 4: Alayawma akmaltulakum ilay akhir ayah. Namun S. An Nashr (110), mempunyai keistimewaan, yaitu S. Makkiyah sesudah hijrah, (periode Madinah)
  • Wahyu yang pertama kali menyatakan ke-Esaan Allah adalah wahyu ke-19 (Surah ke-112)
Dari sistem keterkaitan matematis angka 19 ini dapatlah diungkap salah satu di antara sekian banyaknya kemu’jizatan Al Qur^an, yang dapat disaksikan secara terbuka oleh orang banyak dengan latar belakang pengetahuan yang sangat sederhana: yaitu hanya dengan mengenal tulisan Arab. Kemu’jizatan Al Qur^an yang lain baru dapat dilihat dengan persyaratan dengan latar belakang pengetahuan yang banyak dan tidak mudah, seperti misalnya harus faham bahasa Al Qur^an, mengerti balaghah, filsafat, mendalami isinya dll.


Dari segi teori probabilitas, Rasyad Khalifa telah menghitungnya, yaitu 1 di antara 626 septilion yaitu 626 dengan 24 angka nol di belakangnya:
626.000.000.000.000.000.000.000.000

Jadi menurut teori probabilitas ini di antara 626 septilion manusia di permukaan bumi ini hanya ada satu orang di antaranya yang dapat menyusun Al Qur^an dengan sistem keterkaitan matematis itu. Dan ini mustahil terjadi oleh karena jumlah manusia yang mungkin dapat hidup di permukaan bumi ini mulai dari sejak manusia pertama sampai manusia tidak mungkin dapat hidup lagi sangat jauh dari angka 626 septilion itu. Jadi tidak mungkin Al Qur^an itu berupa karangan manusia. Al Quran adalah wahyu dari Allah SWT, yang merupakan mu’jizat yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW oleh Allah SWT, yang dapat disaksikan oleh manusia tanpa pembatasan waktu, tidak seperti dengan mu’jizat para nabi sebelumnya yang hanya dapat disaksikan oleh manusia pada zaman para nabi itu.

WaLlahu a’lamu bishshawab.
 
Copyright © Pengajian Galih Gumelar. Designed by OddThemes