Headlines

Auto News

Showing posts with label Doa. Show all posts
Showing posts with label Doa. Show all posts

Inilah Doa Untuk Kerukunan Keluarga

June 01, 2018
•

Galih Gumelar - Jamaah Pengajian Galih Gumelar Berikut Doa yang Insya Allah berfaedah untuk menormalkan kembali keharmonisan keluarga, terutama bila terjadi pertengkaran antara suami-istri atau sesama istri (bagi yang berpoligami) agar tidak berujung kepada perceraian.
Ikutilah petunjuk berikut ini :
  1. Lakukan sholat Hajat 2 raka’at.
  2. Setelah itu sediakan air putih lalu bacakan Asma Allah ini sebanyak 1000 kali. Tiap 100 kali tiupkan pada air.

صَدَقَ اللّٰهُ صَدَقَ اللّٰهُ اْلعَلِىُّ اْلعَظِيْمُ

Shodaqollohu shodaqollohul aliyyul adhiim.
(artinya : Maha Benar Allah Yang Maha Luhur lagi Maha Agung)
3. Setelah genap membaca 1000 kali, kemudian akhiri dengan berdoa sesuai hajat anda. Contoh : “Yaa Allah dengan keberkahan dan keagungan asmaMU saya memohon … “
Cara pemakaian:
Minumkan air yang telah didoakan ini kepada istri atau suami. Boleh dengan cara sembunyi / rahasia atau dicampur dengan minuman lainnya (teh / kopi dll). Yang penting bisa diminumkan.Insya Allah, Allah berikan kerukunan untuk keluarga kita. Amin. Semoga Bermanfaat.

Doa Ketika Kesusahan Dari Doanya Nabi Musa

May 31, 2018
•
Galih Gumelar - Dalam Al-Quran, Allah menyebutkan beberapa doa yang dipanjatkan Musa. Doa-doa itu beliau panjatkan dalam setiap kesempatan yang berbeda. Namun ada satu doa yang sangat menakjubkan, doa yang mengobati sekian banyak kegelisahan yang dialami oleh Musa,


رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

“Ya Tuhanku Sesungguhnya aku sangat membutuhkan setiap kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku,” (QS. Al-Qashas: 24).

Bila kita mendalami surat al-Qashas, Allah menceritakan Musa dari ayat 3 hingga ayat 43. Doa ini diucapkan Musa ketika beliau berada di kondisi serba susah. Diliputi rasa cemas dan ketakutan. Bagi orang awam, keadaan itu mungkin sudah dianggap puncak ujian, seolah tidak ada lagi harapan untuk hidup.

1. Firaun menjajah habis bani Israil

2. Membantai setiap bayi lelaki, dan membiarkan hidup bayi perempuan

3. Firaun membuat lemah setiap sendi kehidupan bani Israil, seolah tidak ada harapan untuk bisa bangkit memperjuangkan kemerdekaannya.

4. Allah perintahkan ibunya Musa untuk melabuhkan anaknya ke sungai.

5. Musa diasuh oleh keluarga Firaun. Musa kecil tumbuh di tengah-tengah calon musuhnya.

6. Setelah besar, Musa melarikan diri dari kerajaan Firaun. Musa membunuh pengikut Firaun ketika berusaha membantu lelaki bani Israil yang rebutan air dengan korban.

7. Musa menjadi ketakutan di kota Mesir, karena telah membunuh pengikut Firaun. Bahkan datang seorang informan, bahwa para pemimpin pasukan Firaun telah bersepakat untuk membunuh Musa.

8. Musa keluar mesir dengan penuh ketakutan, beliau berjalan ke arah Madyan.

9. Di tengah perjalanan beliau menjumpai dua wanita yang mengantri untuk mengambil air untuk ternaknya, namun mereka tidak mampu melakukannya. Kemudian dibantu Musa.

Dikutip dari berbagai sumber bahwasanya Nabi Musa merasa sangat membutuhkan pertolongan dan bantuan. Tapi tiada lagi tempat mengadu, tidak ada keluarga, tidak ada pekerjaan, tidak mungkin kembali ke Mesir dalam waktu dekat. Di saat itulah, Musa merasa sangat butuh pertolongan Tuhannya. Di bawah teduh pepohonan, beliau berdoa,

فَسَقَى لَهُمَا ثُمَّ تَوَلَّى إِلَى الظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

“Musa memberi minum ternak itu untuk menolong kedua wanita itu, kemudian dia duduk di tempat yang teduh lalu berdoa: “Ya Tuhanku Sesungguhnya aku sangat membutuhkan setiap kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku,” (QS. Al-Qashas: 24).


Sumber : Berbagai Sumber

Inilah Doa Untuk Memohon Kesembuhan

September 04, 2016
•
Galih Gumelar - Adapun hadis yang mendukung bahwa doa digunakan dalam menyembuhkan untuk orang sakit, dimana diriwayatkan oleh Bukhari dan muslim:

“Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mmengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah meminta perlindungan kepada Allah untuk aanggota keluarganya. Beliau mmengusap dengan tangan kanannyaa dan berdoa”

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِهُ وأَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

ALLAHUMMA RABBANNAASI ADZHIBIL BA’SA WASY FIHU. WA ANTAS SYAAFI, LAA SYIFAA-A ILLA SYIFAAUKA, SYIFAA-AN LAA YUGHAADIRU SAQOMAA

Artinya: “Ya Allah, Rabb manusia, hhilangkanlah kesusahan dan berillah dia kesembuhan, Engkau Zatt Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kkesembuhan kecuali kesembuhan ddari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggallkan penyakit lain” (HR Bukhari dan Muslim).

Di riwayat yang lainnya, sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim yaitu:

Dari Abu ‘Abdillah ‘Utsman bin Abil ‘Ash radhiyallahu ‘anhu, dia mengadukann kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang rasaa sakit yang ada pada dirinyaa. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkatta kepadanya: “Letakkannlah tanganmu di atas ttempat yang sakit dari tubuhmuu, lalu bacalah sebanyakk tiga kali

بِسْمِ اللهِ
BISMILLAH
Artinya: Dengan menyebutt nama Allah
kemudian bacalah sebanyakk tujuh kali:

أَعُوذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

A’UUDZU BI ‘IZZATILLAHI WA QUDRATIHI MIN SYARRI MAA AJIDU WA UHAADZIRU
Artinya: “Aku berlindungg dengan keperkasaan Allah dan kekuasaann-Nya, dari kejelekan yang aku rrasakan dan yang aku khawatirrkan” (HR. Muslim)

Semoga Bermanfaat.

Apakah Makna Dari dan Manfaat dari Bacaan Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'un

August 18, 2016
•
Galih Gumelar - Pembaca GalihGumelar.com yang dimuliakan Allah SWT, kali ini saya sharing mengenai pemahaman dan pengamalan  "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun", Coba kita baca surat dan Artinya :


 وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
  (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah/cobaan, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun" ( QS Al Baqarah 155-156 ).



Banyak yang menanyakan kepada saya apakah doa atau bahasa kerennya amalan agar terlepas dari ketakutan, was-was, banyak hutang, banyak cobaan, susah jodoh, susah rezeki, dan semua kesulitan.



Ternyata Allah sangat gamblang memberikan kita doanya, memberikan kita amalannya, doa dan amalannya adalah :  "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun".



Bagaimana cara pemanfaatannya, Caranya jadikanlah  "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun" sebagai dzikir rutin setiap bada sholat atau kapanpun dan dimanapun dalam hati.

Wallahu 'Alam Insya Allah Manfaat


Galih Gumelar.

Doa Nabi Sulaiman as Untuk Taufik Mensyukuri Nikmat-nikmat Ilahi

March 26, 2013
•

Galih Gumelar - Pada doa sebelumnya telah kita katakan bahwa Allah swt memberikan sebuah kerajaan tiada banding kepada nabi Sulaiman as. Meskipun mayoritas manusia ketika mencapai kekuasaan dan kekayaan melalaikan Allah swt Sang Pemberi nikmat, akan tetapi setiapkali nabi Sulaiman as melihat kenikmatan-kenikmatan material dan spiritual yang dianugerahkan oleh Allah swt kepada beliau as dan sebelumnya kepada ayahanda beliau, nabi Daud as, beliau berkata: “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya).”[2]

Suatu hari nabi Sulaiman as bersama bala tentara melewati suatu wilayah dan beliau as mendengar bahwa pemimpin para semut berkata kepada semut-semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari. Nabi Sulaiman as yang memahami bahasa seluruh makhluk hidup ketika mendengar ucapan ini tersenyum dengan tertawa dan mengangkat tangan berdoa seraya mengucapkan demikian:

رَبِّ أَوْزِعْنى‏ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الّتى‏ أَنْعَمْتَ عَلَىّ وَعَلى‏ والِدَىَّ وَأَنْ اَعْمَلَ صالِحاً تَرْضيهُ وَأَدْخِلْنى‏ بِرَحْمَتِكَ فى‏ عِبادِكَ الصَّالِحينَ

“Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”[3]

Nabi Daud Dan Sulaiman Ber-“Hamd” Kepada Allah swt

Ber-“hamd” (memuji) dan bersyukur kepada yang membantu dan menolong adalah sebuah perbuatan yang terpuji dan harus. Dan siapakah yang seperti Allah swt memberikan anugerah, pemaafan dan kebaikan! Apa pun kenikmatan, kemampuan dan kesempurnaan yang kita miliki adalah dari Dia. Allah swt menganugerahkan berbagai kenikmatan kepada dua nabi-Nya, Daud dan Sualaiman as dan memberikan sebagian kenikmatan kepada keduanya yang tidak diberikan kepada yang lain. Allah swt memberikan ilmu tentang hukum dan pengadilan dan membuat tembaga menjadi lembut di tangan beliau as dan menganugerahkan kepada nabi Sulaiman as pengetahuan tentang bahasa burung dan binatang-binatang, penguasaan jin, pengendaraan udara dan kerajaan tiada banding. Namun kedua pemimpin kaum muwahhid memuji dan bersyukur kepada Allah swt dan mengucapkan:

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذى‏ فَضَّلَنا عَلى‏ كَثيرٍ مِنْ عِبادِهِ الْمُؤْمِنينَ

“Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hamba-Nya yang beriman.”[4]


Sumber : Qur'an.Alsia.
 
Copyright © Pengajian Galih Gumelar. Designed by OddThemes